Disbud Sleman Gelar Revitalisasi Wayang Klithik “Minak Jinggo Gugur”

Berita

Dalam rangka untuk melestarikan kebudayaan Jawa dan merevitalisasi potensi kesenian yang hampir punah,Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman melalui Program Pengelolaan Kekayaan Budaya Kegiatan Pengembangan Atraksi Seni Pertunjukan menggelar pagelaran Wayang Klithik dengan dalang Ki Sudarminto, yang membawakan lakon “Minak Jinggo Gugur”, Selasa 29 Oktober 2019 mulai pukul 20.00 WIB – selesai di Tambakkan Sindumartani, Ngemplak, Sleman. Wayang Klithik adalah wayang yang terbuat dari kayu, namun berbeda dari Wayang Golek, Wayang Klithik berbentuk pipih dua dimensi seperti Wayang Kulit. Dinamakan Wayang Klithik karena bahan dasarnya terbuat dari kayu sehingga menghasilkan bunyi “thik” oleh karena itu diberi nama Wayang Klithik

Revitalisasi adalah upaya untuk menghidupkan kembali Objek Pemajuan Kebudayaan yang telah atau hampir musnah. Revitalisasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan pasal 26 ayat (3) dilakukan, antara lain: a. menggali atau mempelajari kembali berbagai data Objek Perna juan Kebudayaan dan/ atau Objek Pemajuan Kebudayaan yang telah atau hampir musnah, yang terdapat baik di dalam maupun di luar negeri; b. mewujudkan kembali Objek Pemajuan Kebudayaan yang telah atau hampir musnah; dan c. mendorong kembali penggunaan Objek Pemajuan Kebudayaan yang telah atau hampir musnah.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran untuk dikembangkan kembali, untuk menggairahkan kegiatan seni budaya dalam masyarakat. Melalui pengembangan revitalisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan rasa persatuan masyarakat dalam kehidupan sehari. Selain itu melalui upaya revitalisasi Wayang Klithik ini akan menambah memperkuat potensi kebudayaan di Kabupaten Sleman, sekaligus untuk memperkuat dan memperkokoh keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. (dv)

 

Leave a Reply