Breaking News

Bangun Karakter Generasi Muda melalui Pramuka: Sleman Miliki Saka Widya Budaya Bhakti

  • home //
  • Bangun Karakter Generasi Muda melalui Pramuka: Sleman Miliki Saka Widya Budaya Bhakti
Post Image
Dekhi 5 Juni,2017

Bangun Karakter Generasi Muda melalui Pramuka: Sleman Miliki Saka Widya Budaya Bhakti

SLEMAN – Bagi Kabupaten Sleman gerakan pramuka masih dinilai strategis untuk membangun karakter generasi muda. Pentingnya pendidikan karakter khususnya pada generasi muda tidak boleh ditawar-tawar lagi keberadaannya. Mengingat tanpa adanya karakter dan jati diri yang kuat maka sebuah bangsa akan tenggelam ditengah arus pengaruh globalisasi yang semakin dahsyat. Oleh karenanya beberapa waktu silam Sleman telah membentuk Satuan Karya Widya Budaya Bhakti. ditandai dengan pelantikan Pimpinan Satuan Karya Widya Budaya Bhakti Periode 2017 – 2022 oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Pemerintah Kabupaten Sleman selaku Ketua Kwarcab Sleman.

Demikian dinyatakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman HY Aji Wulantara, SH, M.Hum selaku salah satu anggota Majlis Pembimbing Saka Widya Budaya Bhakti Periode 2017-2022, Senin 5 Juni 2017 dikantornya Jl. KRT Pringgodiningrat No.11 Beran Tridadi Sleman Yogyakarta.

Aji menambahkan bahwa susunan pengurus jajaran Pimpinan Satuan Karya Widya Budaya Bhakti Periode 2017 – 2022 tersebut adalah, sbb:

Majelis Pembimbing Satuan Karya:

Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya, Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya, Kepala Museum Benteng Vredenburg

Pimpinan Satuan Karya:

Dwi Warni Yuliastuti, M.Pd dari Dinas Pendidikan, Drs, Siswanto dari Dinas Kebudayaan, Drs. Ign Eka Hadiyanta, MA dari Balai Pelestarian Cagar Budaya, Yustina Hastrini Nurwanti, SS dari Balai Pelestarian Nilai Budaya, Haris Budiarto, SS,M.Hum dari Museum Vredenburg Yogyakarta.

Sekrataris: Dra Y. Indarti Nur Widayati,

Wakil Sekretaris: Wasita, SS, M.AP,

Bendahara: Nurmaningsih, S.Pd

Krida Pendidikan Masyarakat: Sugiyono, S.Pd, Drs. Khoirudin, Piksa Dewi Wikantiningsih Krida PAUD: Dra. Sri Sumiyatun, Ratna Dwi Rahayu, SIP, Haryanti, M.Pd

Krida Pendidikan Kecakapan Hidup: Sri Ningsih Sulistyowati, SPd, Drs. Ngadino

Krida Bina Sejarah: Himawan Prasetyo, SS, Anas Mubakkir, SS, Warni, SS, MA, Drs. Tugas Tri Wahyono

Krida Bina Seni dan Film: Dedy Hariansyah, S.Kom, Eko Feriyanto, S.Sn, Evi Arifuddin, Th. Esti Wuryansasi, S.Ant, Alina Sekar Rahmawati

Krida Bina Nilai Budaya: Dra. Sri Muryantini Romawati, Bekti Istiwayah, S.Sn, Dra. Siti Munawaroh

Krida Bina Cagar Budaya dan Museum: Ferry Ardiyanto, Dra Juhartatik, Johari Chusbiantoro, SS, MA, Indra Fibiona, SS, MPA

 

Sementara itu Arif Haryono, SH selaku Ketua Kwarcab Sleman mengatakan bahwa gerakan pramuka yang salah satunya adalah Satuan Karya Widya Budaya Bhakti dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan dan watak peradaban yang bermartabat, selain itu juga dimaksudkan untuk mewujudkan karakter bagi anak bangsa. Pembangunan karakter melalui kegiatan kepramukaan sudah seharusnya untuk dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sepenuh jiwa, sepenuh pikir dan sepenuh raga.

Arif mengajak kepada seluruh stakeholder di Kabupaten Sleman untuk peduli terhadap pengembangan kepramukaan melalui peran serta masing-masing disemua lini. Hal ini mengingat pentingnya kepramukaan dalam membangun generasi muda yang tidak hanya mengedepankan pembentukan kecerdasan intelektual, akan tetapi juga untuk membentuk kecerdasar emosional, sikap, dan nilai-nilai karakter yang bermartabat serta berbagai ketrampilan untuk menghadapi kehidupan. Pengembangan potensi generasi muda merupakan hal yang perlu dikedepankan yang tidak hanya berdasarkan pada transformasi pengetahuan semata tetapi juga ketrampilan-ketrampilan-ketrampilan to do, to be dan to live together. Dengan demikian pendidikan kepramukaan akan membentuk generasi muda yang memiliki kejujuran, kedisiplinan dan patriotism yang tinggi.-