Digelar Selama Enam Hari “Sleman Byar Sumunar” Tahun 2019

  • home //
  • Digelar Selama Enam Hari “Sleman Byar Sumunar” Tahun 2019
Admin 2019-11-05 13:31:39

Digelar Selama Enam Hari “Sleman Byar Sumunar” Tahun 2019

Selama enam hari berturut-turut aneka potensi budaya Kabupaten Sleman bakal digelar dalam event “Sleman Byar Sumunar” Tahun 2019, mulai tanggal 20 – 27 April 2019 bertempat di Parkir Utara Lapangan Dengung, Tridadi, Sleman. Kegiatan yang bersumber dari APBD dan dana keistimewaan tersebut dimaksudkan untuk melestarikan dan mengembangkan potensi kebudayaan serta mensosialisasikan tata nilai budaya Jawa melalui seni pertunjukan, Sekaligus untuk memperkuat dan memperkokoh keistimewaan DIY.

Adapun berbagai festival yang digelar dalam event “Sleman Byar Sumunar” Tahun 2019  tersebut meliputi Festival Dolanan Anak pada tanggal 20-21 April 2019 pukul 09.00 WIB s.d selesai,  Festival Teater Tingkat Kabupaten Sleman pada tanggal 22-23 April 2019 pukul 19.30 WIB s.d selesai. Festival Karawitan Perempuan Tingkat Kabupaten Sleman, pada tanggal 24-25 April 2019. Sedangkan pada tanggal 26-27 April 2019 mulai pukul 09.00 WIB s.d selesai diselenggarakan Festival Langen Cerita Tingkat Kabupaten Sleman. Festival tersebut di ikuti oleh perwakilan dari 17 kecamatan se-Kabupaten Sleman.

Selain keempat festival tersebut, juga akan diselenggarakan Festival Dalang Muda Tingkat Kabupaten Sleman 2019, pada tangal 01-02 Mei 2019 pukul 19.00 WIB – selesai bertempat di Halaman RM Raminten, Jl Kaliurang KM 15.5; dan Festival Dalang Anak Tingkat Kabupaten Sleman 2019, pada tanggal 03-04 Mei 2019 pukul 19.00 WIB – selesai bertempat di Halaman RM Raminten Jl Kaliurang KM 15.5.

Maksud dan tujuan diselenggarakannya festival tersebut adalah untuk mensukseskan Gelar Budaya Jogja. Selain itu untuk menggali dan menjaring potensi seniman yang ada ditingkat masyarakat, serta sebagai wujud kepedulian dan perhatian pemerintah Kabupaten Sleman terhadap kelestarian kehidupan seni, dan dapat menggugah kembali semangat kebersamaan dalam rangka beraktifitas dan berkreasi dalam bingkai kompetisi di kalangan seniman. Festival tersebut  juga bertujuan untuk melestarikan seni tradisi lokal serta menumbuhkan apresiasi seni masyarakat luas terhadap seni. Diharapkan ajang ini dapat menjadi media beraktivitas dan peningkatan kualitas seniman guna mempertahankan eksistensi jati diri seniman sebagai salah satu akar budaya seni. selain itu juga  untuk pembangunan karakter terhadap masyarakat luas khususnya generasi muda serta meningkatkan “rasa handarbeni” terhadap budaya sendiri yang adiluhung. Diharapkan dengan semakin meningkatnya internaisasi budaya dikalangan warga masyarakat akan menjadi benteng sekaligus filter yang kuat di era globalisasi. Tentunya semua ini dimaksudkan untuk mendukung dan mengimplementasikan keistimewaan DIY. (dv)