Integrasi Informasi Penting untuk Percepat Publikasi
- home //
- Integrasi Informasi Penting untuk Percepat Publikasi
Integrasi Informasi Penting untuk Percepat Publikasi
SLEMAN – Di era digital saat ini publikasi merupakan hal yang begitu mudah dengan berbagai wahana sepertinya website dan media sosial lainnya. Terlebih dengan merebaknya media online maka publikasi begitu mudah dilakukan, selain tentunya media cetak yang juga masih bertahan hingga kini. Namun ada satu sisi yang mungkin terlewatkan, yaitu validitas informasi. Untuk medapatkan validitas informasi diperlukan adanya integrasi informasi dari berbagai stakeholder kebudayaan baik eksternal maupun internal. Oleh karenanya dalam rangka mengakselerasikan publikasi kebudayaan di wilayah Kabupaten Sleman, Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman mengangkat proyek perubahan dengan judul Integrasi Informasi untuk Akselerasi Publikasi. Dalam hal ini pelaku dan komunitas kebudayaan memiliki peran yang penting untuk mensukseskan program ini.
Demikian dinyatakan oleh Kepala Bidang Dokumentasi, Sarana dan Prasarana Kebudayaan Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Wasita, SS, M.AP yang juga sebagai project leader program tersebut, Rabu 29 Agustus 2018 di kantornya Jl. KRT Pringgodningrat No.11 Beran Tridadi Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.
Wasita mengatakan bahwa Kabupaten Sleman memiliki potensi kebudayaan yang luar biasa besar, diantaranya terdapat 1.589 kelompok kebudayaan yang tersebar di 17 kecamatan se Kabupaten Sleman, yang meliputi Bregodo 111 kelompok, seni Musik 632 kelompok, Seni Sastra 300 kelompok, Seni Tari 390 kelompok, Seni Teater 130 kelompok dan lainnya 26 kelompok. Selain itu juga terdapat 10 upacara adat serta berbagai upacara tradisi, dan seni pertunjukan yang dilaksanakan oleh masyarakat.
Dinamika kegiatan kebudayaan di Kabupaten Sleman begitu menggembirakan. Akan tetapi ada satu sisi yang dinilai masih lemah, yakni publikasi kegiatan kebudayaan yang dilaksanakan oleh masyarakat. Publikasi mungkin sudah dilakukan namun masih sangat terbatas sehingga belum mampu menembus raung publik secara luas, bahkan publikasi ada yang hanya dilakukan secara konvensional dengan poster, spanduk dll.
Untuk mengatasi hal tersebut Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman membuat terobosan yang berupa layanan publikasi bagi kegiatan kebudayaan yang dilaksanakan oleh masyarakat dan komunitas kebudayaan di Kabupaten Sleman. Caranya sederhana, yakni masyarakat yang akan menyelenggarakan kegiatan kebudayaan cukup menginformasikan secara detail tentang kegiatan tersebut kepada Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman. Cara menyampaikan informasi dapat datang secara langsung, atau melalui email [email protected]. Selanjutnya dari materi tersebut akan dikemas dan dipublikasikan melalui media publikasi Dinas Kebudayaan serta berbagai media massa baik cetak maupun elektronik, media online, dll.
Wasita berharap program ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat kebudayaan di Kabupaten Sleman untuk mempublikasikan berbagai kegiatan yang diselenggarakannya. Dengan publikasi yang dilaksanakan secara terpadu, terencana dan masif maka diharapkan potensi kebudayaan di Kabupaten Sleman akan semakin semakin baik gaungnya dan semakin banyak diapresiasi oleh masyarakat luas. Harapannya masyarakat Sleman akan semakin mencintai dan memiliki “rasa handarbeni” atau rasa memiliki yang semakin mendalam terhadap potensi yang dimilikinya. Endingnya akan tercipta masyarakat Sleman yang berbudaya, tidak sekedar lahiriyah akan tetapi juga mampu menginternalisasikan nilai-nilai budaya Jawa yang adiluhung dalam kehidupan sehari-hari.-
